AONE.CO.ID, BATANG HARI,- Pelaksanaan peringatan ke 80 hari kemerdekan Republik Indonesia tahun 2025 kali ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.
Pasalnya, salah satu event tahunan lomba panjat pinang besar kemungkinan pada hari bersejarah rakyat indonesia itu bakal di tiadakan.
Bukan tidak mendasar, ditiadakannya perlombaan panjat pinang pada Hut ke 80 Republik Indonesia itu dinilai Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief (MFA) banyak mudharat bagi warga yang mengikuti perlombaan tersebut.
” Kalau Batang pinang yang versinya Pemda mungkin tahun ini kita tiadakan karena sumber batang pinang sudah tidak banyak lagi di Batang Hari dan kita cari lomba lomba yang lebih semarak dan lebih manusiawi ,” Ujarnya.
Selain itu, perlombaan tersebut dinilai lebih banyak mudharat bagi masyarakat yang mengikuti perhelatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.
” Dari pengalaman tahun kemarin banyak la mudharatnya seolah – olah kita mempertontonkan dan menertawakan sekaligus seakan – akan penganiayaan terhadap orang lain,” Tambah Bupati MFA.
Masih kata suami Zulva Fadhil bahwa dalam rangka menyemarakkan hari kemerdekan Republik Indonesia seperti pawai carnaval masih tetap diselenggarakan.
” Yang jelasnya tahun ini kita ada carnaval budaya yang menunjukkan bahwa di Batang Hari ini mempunyai banyak budaya, dam suku, serta pawai gerak jalan dan perlombaan lainnya,” Demikian Bupati MFA.

































Discussion about this post