AONE.CO.ID, BATANG HARI,- Sepanjang bulan Januari tahun 2024 wabah penyakit Demam Berdarah (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti tercatat di Dinas Kesehatan sebanyak 26 (dua puluh enam) kasus.
” Sampai dengan bulan Januari kasusnya terlaporkan di kami sebanyak 26 kasus tersebar di delapan kecamatan,” Kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari Nurjali.
Dikatakan Nurjali, kebanyakan warga yang terserang penyakit demam berdarah tersebut masih pada usia yang produktif berkisar dari umur 15 sampai dengan umur 44 tahun.
” Kalau pada anak – anak atau bayi itu sedikit hanya satu orang, dan berdasarkan data sementara yang ada di kita wilayah yang terkena yakni di Desa Terentang Baru, Jangga Baru,” Ujar Kabid P2P Dinas Kesehatan.
Tak hanya itu saja, Untuk wilayah Kecamatan Muara Bulian juga ada warga yang terkena penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut yakni di Desa Rantau Puri.
Maka dari itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari menghimbau kepada masyarakat yang ada di bumi serentak bak regam untuk menerapkan 3M+ (Menguras, Menutup dan Memanfaatkan serta tidur menggunakan kelambu) agar dapat mengantisipasi terkena penyakit demam berdarah.
Masih kata Nurjali, bagi masyarakat yang membutuhkan Abate (Pembasmi Larva Demam Berdarah) juga tersedia di Puskesmas di wilayah masing – masing.
” Kita juga sudah memberikan beberapa bantuan terutama wilayahnya terkena banjir, yakni bantuan kelambu, logistik dan nanti masyarakat kalau memang membutuhkan Abate juga tersedia di puskesmas,” Demikian Kabid P2P Dinas Kesehatan.




































Discussion about this post