AONE.CO.ID, BATANG HARI,- Pengerjaan Rehabilitasi Jalan Nasional diwilayah Kabupaten Batang Hari saat ini sedang marak-maraknya di laksanakan. Akan tetapi dalam pengerjaan tersebut para pemborong tidak memperhatikan keselamatan para pekerja.Sehingga para pekerja sepertinya tidak mengunakan mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) atau Safety.
Pengerjaan rehabilitasi jalan Nasional tersebut berada dibeberapa titik jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi. Selasa (11/06/2024).
Dari pantauan media ini di lapangan, tampak para pekerja rehabilitasi jalan tersebut sama sekali tidak mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) atau Safety.
Dilokasi pengerjaan tampak ada alat berat dan beberapa para pekerja tengah bekerja menimbun jalan dengan menggunakan batu spit kasar.
” Sungguh sangat disayangkan sekali, kok para pekerjanya tidak menggunakan APD atau Safety, dan itu sama dengan mengabaikan Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3),” Ujar Ahmad.
Sementara itu Usman Yusup sebagai Ketua LSM Komphital juga mengatakan, Seharusnya para penanggung jawab proyek harus menjaga keselamatan para anak buahnya jangan cuma mencari untung besar saja keselamatan pekerja itu sangatlah penting.
“Jangan sewaktu ada kecelakaan baru mau marah-marah sama anak buah,dengan kata kerja hati-hati dan baru sibuk minta tolong sana sini. Padahal kita juga tahu sama tahu proyek seperti itu sangat riskan dengan kecelakaan,”Ujar usman.
Tambah Usman lagi, APD untuk parah pekerja itu sudah ada didalam penawaran pada saat mau lelang proyek tapi kenyataannya proyek yang melakukan pekerjaan tersebut tidak pernah melaksanakan apa yang mereka tawarkan pada saat itu.
” Padahal dalam Pasal 86 ayat 1 dan 2 serta Pasal 87 ayat 1 dari UU Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003 telah menegaskan pentingnya implementasi K3 dalam lingkup pekerjaan, dan menjadi perhatian utama bagi perusahaan yang terlibat,” Tegasnya.



































Discussion about this post