AONE.CO.ID, BATANGHARI-Terkait dengan pemberitaan salah satu oknum Bidan yang diduga tidak ada memiliki Izin STR (surat tanda registrasi), SIP (surat izin praktek), dan SIPB (surat izin praktek bidan) yang diduga telah membuka mal praktek dirumahnya sendiri tepatnya di Desa Sengkati Kecil, Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari, Propinsi Jambi.
Ibu Rosnani sebagai ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI)Kabupaten Batanghari saat di hubungi oleh media ini mengatakan”Saya sudah konfirmasi sama ketua ranting yang di sana kalau Bidan atas nama”SH” tidak terdaftar di IBI Ranting Sungai Puar, berarti bidan”SH”tersebut bukan anggota IBI kabupaten Batanghari.
Saat ditanya apakah ini termasuk Bidan ilegal?, Rosnani menjawab.Saya tidak bilang bidan tersebut ilegal, karna yang namanya bidan jika sudah punya ijazah bidan berarti dia sudah sah sebagai seorang bidan.Cuma kewajiban seorang bidan seharusnya jika bekerja baik di institusi pemerintah maupun swasta mereka wajib punya STR,SIP tempat kerja ataupun SIP praktek bidan mandiri”,Kata Ibu Rosnani.
Tamabahnya “Dari IBI pusat selalu menghimbau agar bidan-bidan yang sudah selesai pendidikan kebidanan diharapkan segera mendaftar menjadi anggota IBI dimanapun mereka berdomisili, karna dengan menjadi anggota IBI artinya mereka ada wadah yang akan selalu memfasilitasi, membantu dan menaungi anggotanya dan akan selalu memberikan info-info yang terkait dengan kewenangan bidan dan lainnya.
“Maaf saya pikir karna ini bukan anggota saya jadi yang lebih berwenang adalah kapus yang punya wilayah dimana ada seorang nakes yg membuka praktik diwilayah,karna itu berada diwilayah Puskesmas yang beliau pimpin, jadi lebih besar hak beliau untuk memanggil ataupun menindak lanjuti masalah ini”,Ujarnya.
pada kesempatan itu Taqwin sebagai Pelayanan Kesehatan di Dinas kesehatan Batanghari saat di hubungi oleh media ini melalui via WhatsApp nya mengatakan”Terkait dengan informasi pemberitaan,kami akan berkonsultasi dahulu dengan pimpinan sambil mempersiapkan pedoman, petunjuk teknis dan data pendukung lainnya”, Tulis Taqwin singkat.
Sementara itu kepala Puskesmas Sungai Puar Suherni, SKM mengatakan” insya Allah, rencananya kita team puskesmas Sungai Puar akan turun ke Desa Sengkati Kecil untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut”,Ucapnya singkat.




































Discussion about this post