• Aone
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Kirim tulisan
Platform Berita Online
  • Bisnis
  • Daerah
  • Provinsi Jambi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Bisnis
  • Daerah
  • Provinsi Jambi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
Morning News
No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Daerah
  • Provinsi Jambi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

Nyaris Dikeroyok Pelangsir dan Petugas SPBU Sijunjung, Dewan Kehormatan IWO Tebo Pinta Polisi Tindak Tegas

Nyaris Dikeroyok Pelangsir dan Petugas SPBU Sijunjung, Dewan Kehormatan IWO Tebo Pinta Polisi Tindak Tegas

by AONE
19/09/2024
in Daerah, Hukrim
Reading Time: 3 mins read
PostTweetShareScan

AONE.CO.ID, HUKRIM, – Dewan Kehormatan IWO Tebo mendapat intimidasi dan nyaris jadi korban pengeroyokan saat mengisi minyak di SPBU. Polisi diminta tindak tegas.

Riance Juskal, Dewan Kehormatan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi mengungkapkan kejadian itu.

Baca juga

Bupati dan Ketua TP PKK Batang Hari Resmi Launching Aplikasi Rumah Bunda

Lintas Komisi Gelar RDP Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027

Paripurna DPRD Batang Hari, 7 Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2027

Pimpin Rapat Paripurna DPRD, Rahmat Hasrofi Sampaikan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi

Ia menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pelangsir BBM dan oknum petugas di SPBU 14275595 Muaro Bodi, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu malam, 15 September 2024, sekitar pukul 23:00 WIB.

Menurut penuturan wartawan Radar Jambi.co itu, Ia saat itu sedang dalam perjalanan bersama istrinya dari Padang menuju Padang Panjang. Namun, di tengah perjalanan, Rian menerima telepon yang mendesaknya untuk segera kembali ke Jambi.

Karena bahan bakar mobilnya hampir habis, Rian memutuskan untuk mengisi BBM di SPBU yang masih buka dan melayani pengisian solar.

Rian memperkirakan antrean di SPBU tersebut tidak terlalu lama, mungkin hanya setengah jam. Namun, setelah hampir satu jam berlalu, antrean mobilnya tidak bergerak.

Rian kemudian keluar dari mobil untuk melihat apa yang terjadi di depan. Ternyata, ada seorang pria dengan mobil L300 pickup tanpa nomor polisi yang sedang mengisi solar dalam jumlah besar, mencapai 100 liter, dan terus mengulangi pengisian dengan memindai barcode beberapa kali.

Melihat situasi tersebut, Rian mencoba menegur pria tersebut dengan sopan, meminta agar proses pengisian BBM bisa dipercepat. Namun, pria yang disebut Rian sebagai “orang bagak” itu justru merespons dengan marah dan mengintimidasi Rian.

Pria tersebut mengatakan bahwa ia adalah pelanggan tetap di SPBU itu dan merasa berhak dilayani dengan cara tersebut. Rian pun menjelaskan bahwa ia hanya meminta agar pengisian bisa dipercepat karena ia terdesak waktu.

Namun, pria tersebut tidak menghiraukan permintaan Rian dan malah terus mengintimidasinya. Petugas SPBU yang seharusnya netral dalam situasi itu malah ikut memihak kepada pria tersebut, bahkan ikut-ikutan menekan Rian.

Meski merasa terancam, Rian memilih untuk tidak membalas intimidasi tersebut karena ia ingin segera melanjutkan perjalanannya tanpa terlibat dalam keributan.

Rian kemudian berjalan sedikit ke depan dan mengambil foto nomor SPBU sebagai dokumentasi. Namun, hal ini memicu reaksi keras dari pria tadi, yang kemudian bersama petugas SPBU dan satpam langsung mengejarnya.

Mereka mulai mengeroyok Rian, memiting lehernya, menarik bajunya, dan mencoba merebut handphone miliknya. Mereka juga mengeluarkan ancaman, mengatakan akan membanting handphone-nya dan bahkan memukulinya di tempat itu.

Dalam situasi genting tersebut, Rian tetap tenang dan menantang mereka untuk melaksanakan ancaman tersebut jika memang berani. Namun, karena mengingat keselamatan istrinya yang berada di dalam mobil dan terjepit di tengah antrean, Rian akhirnya memilih untuk mengalah.

Rian pun memenuhi permintaan mereka untuk menghapus foto yang telah diambil demi menjaga keselamatan istrinya.

Setelah insiden tersebut, Rian merasa sangat kecewa karena dari awal, petugas SPBU lebih membela pelangsir BBM daripada konsumen yang meminta bantuan dengan cara yang sopan.

“Satpam yang seharusnya melerai keributan malah ikut mengejar dan memaki saya, bahkan mengusir saya dari SPBU di depan istri. Saya merasa sangat dilecehkan dan direndahkan, dan saya sudah konfirmasi ke pihak manajemen SPBU dan memberikan waktu 2 x 24 Jam untuk menunjukkan itikad baik mereka untuk meminta maaf secara langsung kepada saya,” tegas Rian, Rabu, 18 September 2024.

Ia juga menyayangkan sikap manajemen SPBU yang meminta maaf hanya melalui telepon seluler saja, yang menurut Rian permintaan maaf itu tidak cukup untuk menebus tindakan kekerasan dan penghinaan yang telah dilakukan kepada dirinya.

“Mereka bilang sudah menskor yang terlibat kejadian malam itu, terus mereka anggap persoalan selesai cukup sampai disitu, enak sekali, anak bersalah maka orang tua harus bertanggung jawab, logikanya sederhana si karyawan berani meladeni pemakaian barcode berulang kali oleh pelangsir itu tidak mungkin diketahui manajemen SPBU,” ketusnya.

Rian juga menegaskan agar para pelaku, termasuk manajemen dan petugas SPBU beserta satpam, dan semua yang terlibat mengeroyoknya malam itu untuk datang meminta maaf secara langsung atas tindakan mereka yang dianggap telah melecehkan dan menghinanya.

“Setiap orang yang melakukan perbuatan-perbuatan melanggar hukum dengan rasa bangga menunjukkannya kepada orang lain seperti para pelangsir di SPBU itu, sudah dipastikan mereka merasa memiliki backing yang kuat sehingga bisa berbuat sesuka hatinya bahkan untuk mengintimidasi dan mencelakai orang lain diperbolehkan bagi mereka, maka saya mohon kepada Bapak Kapolda Sumbar untuk bisa menangkap para pelangsir tersebut beserta backingnya,” lanjut Rian dengan Tegas lagi.

Dalam pernyataannya Rian kembali menegaskan bahwa ia berharap insiden seperti ini tidak terulang kembali, terutama terhadap konsumen lain yang hanya ingin dilayani dengan adil dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Saya berharap pihak berwenang dapat mengambil tindakan tegas terhadap para pelangsir BBM dan oknum petugas yang terlibat dalam insiden tersebut, saya sudah melaporkan permasalahan ini ke SBM Pertamina Sumbar, jika laporan saya tidak ditindaklanjuti oleh mereka berarti ada permainan antara SBM Pertamina Sumbar dengan pihak SPBU,”pungkas Rian.

ShareTweetSendScan
Previous Post

Gubernur Al Haris: Pengaturan Transportasi Batubara Jadi PR bagi Pemerintah

Next Post

Gubernur Al Haris: Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Penopang Ekonomi Provinsi Jambi

Berita terkait

Advertorial

Bupati dan Ketua TP PKK Batang Hari Resmi Launching Aplikasi Rumah Bunda

02/10/2026
Advertorial

Lintas Komisi Gelar RDP Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027

29/09/2026
Advertorial

Paripurna DPRD Batang Hari, 7 Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2027

28/09/2026
Advertorial

Bentuk Sinergi Pemkab Bersama DPRD Batang Hari Menyepakati Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

25/09/2026
Advertorial

Lomba Pacu Perahu di Danau Letang Resmi di Lepas Bupati Batang Hari

25/09/2026
Advertorial

‎Asri Yonalsyah Wakili Bupati Batang Hari Hadiri Pelantikan APPSI

22/09/2026
Next Post

Gubernur Al Haris: Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Penopang Ekonomi Provinsi Jambi

Bupati dan Narkoba : Apa yang Terlewatkan?

Pleno Terbuka, KPU Batang Hari Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024

Gubernur Al Haris Serahkan 376 Bantuan Beasiswa Dumisake

Pendalaman Tugas dan Fungsi, 55 Anggota DPRD Provinsi Jambi Ikuti Orientasi yang Digelar BPSDM Kemendagri

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Peredaran Rokok Ilegal Berbagai Merek Kian Marak Beredar Di Provinsi Jambi Khususnya Di Kabupaten Batanghari

18/05/2026

Ini Nama Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari Disetiap Dapil

16/01/2025

Komitmen Sukseskan Program Swasembada Pangan Nasional, Kodim 0416/Bute Ikuti Penanaman Padi Serentak Se-Provinsi Jambi

22/04/2025

Kalapas M. Ilham Santoso Pimpin Razia Gabungan Bersama TNI, Polri, dan BNNK Batang Hari

11/10/2025

IWO Bersama Kedubes Ukraina Rayakan Hari Kebebasan Pers Sedunia Serta Peringati Bencana Chornobyl

07/05/2024

Bupati Batang Hari Hadiri Pengukuhan Aliansi Jurnalis Batang Hari Masa Bakti 2025-2028

26/02/2026

MT alias MB Pelaku Curanmor Berhasil di Amankan Unit Reskrim Polsek Tabir

17/01/2024

Informasi Dari Masyarakat, Ditreskrimsus Polda Jambi Turun ke KM 51

07/10/2022

Gelar Pisah Sambut, Bupati MFA : Selamat Datang Kajari Muhammad Zubair

24/02/2023

Tim Kesenian Batang Hari berhasil Memukau Para Duta Besar Nagara Sahabat

19/08/2023

Bupati dan Ketua TP PKK Batang Hari Resmi Launching Aplikasi Rumah Bunda

02/10/2026

Lintas Komisi Gelar RDP Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027

29/09/2026

Paripurna DPRD Batang Hari, 7 Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2027

28/09/2026

Pimpin Rapat Paripurna DPRD, Rahmat Hasrofi Sampaikan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi

28/09/2026

Bentuk Sinergi Pemkab Bersama DPRD Batang Hari Menyepakati Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

25/09/2026

Lomba Pacu Perahu di Danau Letang Resmi di Lepas Bupati Batang Hari

25/09/2026

‎Asri Yonalsyah Wakili Bupati Batang Hari Hadiri Pelantikan APPSI

22/09/2026
Oplus_131072

Ketua DPRD Rahmat Hasrofi Pimpin Paripurna Nota Pengantar RAPBD-P Tahun Anggaran 2027

21/09/2026

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD Kabupaten Batang Hari

15/09/2026

Bupati Batang Hari Jadi Irup  Peringatan HAORNAS ke-43 Tahun 2026

14/09/2026
Platform Berita Online

DISCLAIMER | TENTANG KAMI | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

No Result
View All Result
  • Bisnis
  • Daerah
  • Provinsi Jambi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata